Didalam video dijelaskan bahwa kokristal memiliki potensi untuk meningkatkan biovailabilitas yang beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murninya, pertanyaan saya bagaimana proses kokristal tersebut dalam meningkatkan bioavailabilitas suatu obat, dan mengapa kokristal ini dapat meningkatkan biavailabilitas beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murni obat tersebut?
dalam Suatu kokristal mempunyai material padat yang terdiri dari dua molekul padat atau lebih yang mana molekul padat ini membentuk satu sisi kristal yang berbeda. Kristal yang terbentuk ini dihubungkan dengan ikatan antar molekul seperti ikatan hidrogen terjadilah produk kokristal yang disebut koformer. Koformer berfungsi dalam membantu peningkatan kelarutan zat aktif dimana apabila
kelarutan zat aktif meningkat maka bioavailabilitasnya pun akan meningkat hal inilah yang menjadi penyebab biavailabilitas beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murninya
Didalam video dikatakan bahwa koformer dalam pembentukan kokristalisasi harus memiliki sifat yang tidak toksik, mudah larut dalam air dan mampu berikatan secara nonkovalen. Nah, Mengapa koformer tersebut tidak boleh memiliki sifat yang toksik dalam proses kokristalisasi? Jika koformer itu memiliki sifat yang toksik bagaimana akibat yang akan ditimbulkannya?
Jika suatu koformer memiliki sifat toksik atau beracun maka zat aktif akan tercemar dengan racun. Yang mana jika zat tersebut di konsumsi akan mempengaruhi efek terepeutiknya bahkan menghilangkan efek tersebut dan menjadi efek non terepeutiknya. untuk proses nya sangat mempengaruhi hasil di mana hasilnya yang seharusnya obat tersebut memiliki kelarutan yang baik dan efek yang baik menjadi sebaliknya menimbulkan efek negatif.
Didalam video dijelaskan bahwa kokristal memiliki potensi untuk meningkatkan biovailabilitas yang beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murninya, pertanyaan saya bagaimana proses kokristal tersebut dalam meningkatkan bioavailabilitas suatu obat, dan mengapa kokristal ini dapat meningkatkan biavailabilitas beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murni obat tersebut?
BalasHapusdalam Suatu kokristal mempunyai material padat yang terdiri dari dua molekul padat atau lebih yang mana molekul padat ini membentuk satu sisi kristal yang berbeda. Kristal yang terbentuk ini dihubungkan dengan ikatan antar molekul seperti ikatan hidrogen terjadilah produk kokristal yang disebut koformer. Koformer berfungsi dalam membantu peningkatan kelarutan zat aktif dimana apabila
Hapuskelarutan zat aktif meningkat maka bioavailabilitasnya pun akan meningkat hal inilah yang menjadi penyebab biavailabilitas beberapa kali lipat lebih tinggi dari pada senyawa murninya
Didalam video dikatakan bahwa koformer dalam pembentukan kokristalisasi harus memiliki sifat yang tidak toksik, mudah larut dalam air dan mampu berikatan secara nonkovalen. Nah, Mengapa koformer tersebut tidak boleh memiliki sifat yang toksik dalam proses kokristalisasi? Jika koformer itu memiliki sifat yang toksik bagaimana akibat yang akan ditimbulkannya?
BalasHapusJika suatu koformer memiliki sifat toksik atau beracun maka zat aktif akan tercemar dengan racun. Yang mana jika zat tersebut di konsumsi akan mempengaruhi efek terepeutiknya bahkan menghilangkan efek tersebut dan menjadi efek non terepeutiknya. untuk proses nya sangat mempengaruhi hasil di mana hasilnya yang seharusnya obat tersebut memiliki kelarutan yang baik dan efek yang baik menjadi sebaliknya menimbulkan efek negatif.
Hapus